Aspirin Bisa Obati Kanker?

03 October 2018 by
Aspirin Bisa Obati Kanker?

Penelitian mengenai aspirin pada pengobatan kanker kian meningkat. Sebuah tinjauan baru dari sebuah penelitian menimbulkan pertanyaan, yakni 'apakah waktu bisa membuktikan hal tersebut?'.

Pimpinan Institut Perawatan Primer dan Kesehatan Masyarakat Cochrane Universitas Cardiff, Inggris, Peter Elwood tengah menerbitkan analisis baru terkait aspirin bagi kanker. Studi yang ditulis di dalam jurnal PLOS One memberitahukan motivasi Elwood untuk penelitian, yakni penggunaan aspirin dosis rendah memang digunakan untuk pencegahan penyakit jantung, strok, dan kanker sejak lama.

"Tapi bukti sekarang menunjukkan mungkin saja obat bisa berperan sebagai pengobatan tambahan untuk kanker," kata Elwood, sepeti dikutip laman Medical News Today.

Pada 2012 lalu, tiga studi diterbitkan dalam jurnal The Lancet menyarankan bahwa asupan aspirin setiap harinya bisa mencegah serangkaian kanker pada mereka yang berusia paruh baya. Kemudian pada tahun lalu penelitian lain menemukan aspirin bisa meningkatkan efektivitas obat antikanker pada tikus. Dalam konteks ini, Elwood dan tim ingin memeriksa manfaat asupan aspirin dalam pengobatan kanker.

Dalam penyelidikan peran aspirin dalam pengobatan kanker, Elwood dan tim mengamati sekitar 71 penelitian. Dari penyelidikan tersebut disimpulkan, lebih dari 120 ribu orang terdiagnosis kanker dan mulai mengonsumsi aspirin sebagai tambahan pengobatan. Dua tinjauan independen menilai kelayakan penelitian dan memeriksa jumlah kematian akibat kanker, metastasis, dan kematian lain di antara orang-orang dalam kelompok penggunaan aspirin.

Para peneliti kemudian membandingkan data dengan sekitar 400 ribu orang yang tidak mengonsumsi obat tersebut. Dari penelitian dan analisis, di antaranya terdiri dari 29 kasus kanker kolorektal, 14 studi kanker payudara, serta 16 kanker prostat. Secara keseluruhan analisa mengungkapkan bahwa peluang untuk bertahan dari diagnosis kanker sekitar 20 sampai 30 persen lebih besar antara yang mengonsumsi dan tidak.

Elwood dan tim mencatat, bukti menunjukkan aspirin dapat bermanfaat bagi kanker yang berbeda beserta tingkat keparahannya. Aspirin tampaknya bisa mengurangi risiko kematian akibat kanker usus hingga 25 persen, kanker payudara 20 persen, dan prostat 15 persen. Meski demikian para peneliti mengakui masih terbatas terhadap tinjauannya. Rekomendasi aspirin tetap harus dikonsultasikan pasien bersama dokter.



Apa Reaksi Anda ?

Love
100%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

644 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
muhammad taufiki 19 August 2019 | 07:38:52

harus ada perhatian lebih banyak dari penelitian

Tri 12 15 August 2019 | 13:03:03

cuma mencegah peradangan harus di pakai setiap kali meradang

dewi santika 14 August 2019 | 15:56:30

selamat ya semoga kedepannya bisa tambah ptaktis

taufiq hidayat 14 August 2019 | 14:18:39

makanya kesehatan tuh harus dijaga Bro Biar biar nggak mahal pas pengobatan sakit gigi mah wajarlah wajar lah Makanya menjaga lebih baik daripada mengobati

Muta alim 14 August 2019 | 10:37:21

kata para ahli sih bisa

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top