Awas, Sering Membawa Barang Berat Bisa Memicu Kelainan Tulang Belakang

18 July 2018 by
Awas, Sering Membawa Barang Berat Bisa Memicu Kelainan Tulang Belakang

Uzone.id-Kamu sering membawa banyak barang, sehingga isi tas menjadi berat? Jika ya, maka kamu sebaiknya mengurangi kebiasaan ini.

Membawa barang berat secara terus-menerus sesungguhnya bisa memicu skoliosis. Ini merupakan kondisi kelainan tulang belakang yang melengkung ke samping secara tidak normal.

Baca: Karena Bentuk Punggung Tidak Simetris, Perempuan Ini Memakai Brace Setiap Hari

Menurut Dr. dr. Ninis Sri Prasetyowati, Sp. KFR, konsultan ahli dari Klinik Scoliosis Care, Jakarta Selatan, mengatakan, "Skoliosis dapat terjadi karena faktor genetik, kelainan kongenital (bawaan dari lahir), kelainan pembentukan tulang (kelainan neurologis), dan kebiasaan membawa barang berat."

Skoliosis dapat terjadi pada siapa saja, entah anak-anak maupun orang dewasa. Pada anak-anak, skoliosis dapat berubah menjadi kondisi yang serius seiring pertumbuhan anak.

Skoliosis juga dapat terjadi pada orang dewasa—yang tidak memiliki riwayat sebelumnya, karena degenerasi pada tulang belakang dan faktor usia.

Baca: Minum Teh Hijau Bikin Berat Badan Turun, Benarkah?

Sementara itu, Ninis mengatakan bahwa prevalensi skoliosis semakin meningkat yaitu sekitar 3 persen di dunia dan 4-5 persen di Indonesia.

“Skoliosis dapat terjadi sejak balita dan kanak-kanak yaitu usia 0-3 tahun (infantile), 4-9 tahun (juvenile), 10-19 tahun (adolescent), dan lebih dari 19 tahun (adult). Progresivitas skoliosis terjadi pada umur 10-18 tahun,” ujar Ninis dalam sebuah seminar media di Jakarta Pusat, Selasa (18/7/2018).

Lantas bila dilihat berdasarkan jenis kelamin, skoliosis lebih banyak terjadi pada perempuan.

Baca: Benarkah Minum Kopi Bisa Bikin Panjang Umur?

Jika skoliosis dapat terdeteksi lebih awal, pasien dapat menghindari gejala-gejala kondisi yang lebih parah. Bila dibiarkan saja tanpa penanganan atau perawatan, skoliosis terkadang memerlukan tindakan pembedahan.

 “Deteksi skoliosis secara akurat dan dini sangat penting. Caranya, mengecek dari belakang apakah adanya tonjolan pada tulang bahu, pinggang, dan pinggul,” kata Ninis.

Apa Reaksi Anda ?

Love
53%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
27%

Kaget

Sad
13%

Sedih

Angry
7%

Marah

778 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
yus 14 January 2019 | 02:50:48

wah.. pencegahan dan pengobatannya gimana nih?

Nurul Hidayah 10 January 2019 | 22:21:07

harus menghindari kebiasaan seperti ini nih

Damha sa 03 January 2019 | 07:31:57

kalau membawa padi dalam karung memicu nggak ya

wanda niana 30 December 2018 | 21:20:41

betul banget tuh harus berhati-hati dalam membawa beban yang berat

wanda yorke01 30 December 2018 | 10:23:16

Bener banget tuh bahaya kalau bisa memicu kelainan tulang yakan

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Recommended For You

To Top