Bolehkah Bayi Minum Obat Pencahar?

23 June 2019 by
Bolehkah Bayi Minum Obat Pencahar?

Sembelit sangat umum terjadi dan dapat menyerang siapa saja. Orang dewasa yang mengalami kondisi ini dapat mengobatinya dengan minum obat pencahar. Namun, bila sembelit terjadi pada bayi, bolehkah diberi obat pencahar untuk meredakan gejalanya? Sebelum memberikan obat ini pada si buah hati, yuk cari tahu kapan bayi boleh diberikan obat sembelit.

Bolehkah bayi minum obat untuk sembelit?

Minum obat untuk sembelit alias pencahar adalah cara paling mudah untuk mengatasi susah buang air besar. Obat ini bekerja dengan berbagai cara, yaitu melunakkan feses dan membantu usus untuk mendorong feses keluar dari tubuh.

Obat melancarkan BAB umumnya aman diminum orang dewasa. Akan tetapi, obat ini tidak boleh diberikan sembarangan pada anak-anak, terutama bayi.

Sebelum Anda memberikan obat pencahar ini untuk bayi, sebaiknya konsultasikan lebih dahulu pada dokter.

National Health Service, program layanan kesehatan masyarakat di Inggris, menyebutkan bahwa bayi yang belum disapih tidak dianjurkan minum obat untuk sembelit.

Penggunaan obat ini kemungkinan besar dapat menimbulkan efek samping yang buruk karena sistem pencernaan bayi masih belum sempurna.

Cara lain meredakan sembelit pada bayi

mpasi instan untuk bayi

Meski tidak disarankan minum obat sembelit, Anda masih bisa meredakan gejala susah buang air pada bayi dengan cara lain. Jay L. Hoecker, M.D, dokter anak di Mayo Clinic menjelaskan beberapa cara, di antaranya:

Memperhatikan kembali asupan makanannya

Bayi yang sudah memasuki masa MPASI rentan dengan sembelit. Kondisi ini tidak diatasi dan dicegah dengan obat sembelit, melainkan memperhatikan makanan bayi.

Anda mungkin dapat memberikan anak Anda sari buah apel atau pir. Kedua buah ini mengandung sorbitol, yaitu pemanis yang bekerja seperti obat sembelit untuk bayi.

Cukup berikan sebanyak 60 sampai 120 mg jus buah setiap hari. Selain itu, tambahkan kacang-kacangan dan gandum yang mengandung lebih banyak serat.

Beri si kecil pijatan

Untuk memaksimalkan perawatan sembelit tanpa obat, Anda mungkin perlu memijat bayi Anda.  Pijatan pada tubuh bisa meningkatkan gerakan pada usus sehingga feses jadi lebih mudah dikeluarkan.

Berikut beberapa pijatan yang bisa meningkatkan gerakan usus bayi:

  • Memijat perut bayi dengan menggerakkan ujung jari dengan gerakan memutar searah jarum jam.
  • Menggerakan ujung jari ke arah bawah dari bagian tulang rusuk hingga perut bayi dengan lembut secara berulang.
  • Pegang lutut bayi dan mendorongnya ke arah perut secara berulang.

Apa yang harus dilakukan jika sembelit tidak sembuh?

Pada kasus sembelit parah, cara di atas mungkin tidak cukup ampuh. Akibatnya, Anda perlu membawa kembali si kecil ke dokter.

Dokter mungkin akan memberikan obat pencahar untuk mengatasi sembelit bayi. Biasanya, obat yang diberikan adalah gliserin dosis rendah yang dimasukkan lewat anus.

Sebelum memberikan obat pencahar untuk bayi, dokter akan memastikan beberapa hal, di antaranya:

  • Bayi sudah bisa mengonsumsi makanan padat.
  • Kebutuhan cairan dan serat bayi terpenuhi setiap hari.
  • Bayi bebas dari intoleransi laktosa karena beberapa obat ada yang mengandung laktosa.

Jika masih juga tidak membaik, pemeriksaan kesehatan lebih lanjut akan dilakukan. Kemungkinan sembelit yang dialami terjadi akibat adanya penyakit lain, seperti fibrosis kistik, hipotiroidisme, atau penyakit Hirschsprung (gangguan pada usus besar).

The post Bolehkah Bayi Minum Obat Pencahar? appeared first on Hello Sehat.

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

418 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
11 Juli 21 August 2019 | 12:35:22

Mending sesuai anjurab dokter lah gaes yak

19 Juli 21 August 2019 | 10:53:25

Mending sesuai anjurab dokter lah gaes yak

aswandi 29 20 August 2019 | 09:06:00

Mending sesuai anjurab dokter lah gaes yak

super man 16 August 2019 | 19:45:48

harus hati hati dengan penggunaanya

Aditya Chandra 15 August 2019 | 13:00:37

bolehkan bayi minum

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top