Gagal Turunkan Berat Badan? Mungkin Ini Sebabnya

11 July 2018 by
Gagal Turunkan Berat Badan? Mungkin Ini Sebabnya

Beberapa orang merasa sulit dan gagal menurunkan berat badan. Sebuah penelitian terbaru mengidentifikasi molekul dalam sel-sel lemak yang bisa menjadi penyebab kegagalan tersebut.

Kelompok peneliti diabetes dan obesitas dari Universitas Exeter Medical School Inggris menemukan sel-sel lemak seseorang yang obesitas merespons tinggi sebuah molekul disebut lysyl oxidase (LOX). LOX dikaitkan dengan fibrosis atau jaringan parut, sebuah jaringan lemak yang menghambat upaya penurunan berat badan.

Penulis penilitian, Dr Katarina Kos bersama rekan-rekannya melaporkan temuan ini di Journal of Metabolism. Sekitar satu dari tiga orang dewasa di Amerika Serikat mengalami obesitas dan menempatkan mereka pada peningkatan risiko diabetes tipe-2, stroke, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker.

Kurang olah raga dan pola makan buruk penyebab utama obesitas. Jadi, tidak mengherankan makanan sehat dan olah raga fisik adalah strategi pertama yang selalu direkomendasikan untuk mengurangi berat badan.

Dr Kos dan rekan-rekannya menganalisa sampel jaringan lemak perut yang diambil dari orang obesitas sebelum mereka menjalani operasi penurunan berat badan. Analisa mengungkapkan jaringan lemak orang gemuk dan kandungan LOX-nya lebih besar dibanding orang ramping. Peningkatan LOX didorong peningkatan deprivasi oksigen dan peradangan pada sel-sel lemak, yang membuat sel-sel lemak menjadi lebih besar.

Ketika LOX semakin banyak, sel-sel lemak kehilangan kemampuan menyimpan kelebihan kalori. Akibatnya kalori disimpan sebagai lemak baru di sekitar organ penting, seperti hati dan jantung dan ini yang kemudian menyebabkan penyakit jantung dan diabetes tipe-2.

"Menambahkan beberapa aktivitas rutin untuk periode lebih lama membantu jaringan lemak untuk tidak terlalu banyak bekerja dan akhirnya menurunkan berat badan," kata Dr Kos, dilansir dari Medical News Today, Rabu (11/7).

Dr Kos merekomendasikan olah raga atau setidaknya 'berjalan' setelah makan. Ini bisa membuat perbedaan besar bagi kesehatan dan metabolisme tubuh orang gemuk.

Apa Reaksi Anda ?

Love
86%

Suka

Laugh
11%

Lucu

Surprised
3%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

723 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
kinanti 16 February 2019 | 01:32:07

jaga pola makan dan istirahat yang cukup

Kang Ragil 13 February 2019 | 21:40:53

obesitas memang penyakit yang sangat bahaya bagi tubuh

Oga Herdiawan 13 February 2019 | 19:46:00

makan yang jadi utama gagalkan turun kan badan

ta 02 February 2019 | 00:40:59

berat badannya 90 kg berat sekali makanya

tsel 27 January 2019 | 17:06:13

mungkin gak pernah olahraga sama Makannya nggak dijaga

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Recommended For You

To Top