Thailand Legalkan Ganja Medis Sebagai Obat, Indonesia Kapan?

05 August 2019 by
Thailand Legalkan Ganja Medis Sebagai Obat, Indonesia Kapan?

Thailand dalam waktu dekat akan mendistribusikan ganja medis sebagai obat secara legal untuk pertama kalinya.

Laman CNN menulis sekitar 10 ribu botol ganja medis siap didistribusikan, dan bisa diresepkan oleh dokter untuk pasien penyakit alzheimer, parkinson, hingga perawatan paliatif.

Muncul pertanyaan, akankah penggunaan ganja medis sebagai obat bisa dilakukan secara legal di Indonesia?

Menjawab pertanyaan ini, Prof. Dr. dr. Akmal Taher, Sp.U, Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan Pelayanan Kesehatan, menyebut klaim manfaat ganja medis untuk kesehatan masih kontroversi, terutama di Indonesia.

Dijelaskan Akmal, ada dua hal yang harus diperhatikan saat melakukan penelitian untuk obat baru. Pertama adalah efikasi alias khasiat dan keampuhan obat, dan kedua adalah efek samping.

"Pertama dilihat dulu efek sampingnya. Kalau efek sampingnya bagus (rendah atau tanpa efek samping), baru kita bicara khasiatnya," ujar Akmal, ditemui usai pembukaan Asian Congress of Nutrition 2019 di Nusa Dua, Bali, Minggu (4/8/2019).

Manfaat ganja medis untuk bidang kesehatan sudah diteliti secara ilmiah. (Shutterstock)
Perlu ada penelitian ilmiah soal ganja medis sebagai obat di Indonesia. (Shutterstock)

Ia menyebut hingga saat ini, belum ada penelitian ilmiah soal ganja medis di Indonesia. Penelitian yang dilakukan di luar negeri menurutnya tidak bisa dijadikan tolak ukur standar pelayanan kesehatan di Indonesia.

"Kemenkes nggak bisa hanya dengan lihat data dari luar bagus, lalu kita pakai di sini, nggak bisa. Kecuali emergensi, nggak ada obat lain, dan (ganja medis) hanya satu-satunya," terang Akmal.

Apalagi, penggunaan ganja masih menjadi salah satu masalah penyalahgunaan narkotika yang perlu diatasi dan mendapatkan perhatian.

"Tapi kalau masih ada alternatif obat lain, dan kita belum bisa membatasi cara penggunaan, efek samping, dan sebagainya, tidak bisa kita pakai (ganja medis) sebagai standar (pengobatan penyakit)," tutupnya.

 

Berita Terkait:

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
100%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

261 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Siti Patimah 23 August 2019 | 10:46:01

d Indonesia menurut saya rawan di salah gunakan

Umiaas Aas 22 August 2019 | 05:56:11

benerkah ganja medis sebagai obat kalau

dian diana 21 August 2019 | 16:48:08

lebih baik jangan gunakan obat dari ganja

Kukuh Budiawan 20 August 2019 | 13:24:42

Jangan sampai di indonesia terjadi yang ada ntar malah di salah gunakan.

Lucky Sanjaya 20 August 2019 | 11:09:25

ap bisa ganja di jdi kan obat sedangkan itu barang di haramkan

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top